KOMISI KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA SIAP MENDUKUNG PENGUATAN INSTITUSI KEJAKSAAN SEBAGAI LEMBAGA PENEGAK HUKUM

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (KKRI), Rabu (11/6/2019) melakukan pertemuan silaturahmi dengan Jaksa Agung Republik Indonesia, ST. Burhanudin. Pihak KKRI diterima oleh Jaksa Agung ST. Burhanudin, yang didampingi Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan (JAM WAS) M. Yusni, dan Pelaksana Tugas Jaksa Agung Muda Pembinaan (JAMBIN), Bambang Rukmono. Adapun dari pihak KKRI yang hadir adalah 9 Komisioner periode 2019-2023 yang telah dilantik Presiden Republik Indonesia pada 1 November 2019 lalu masing-masing Dr. Barita L.H. Simanjuntak, S.H., M.H. (Ketua), Babul Khoir H., S.H., M.H., (Wakil Ketua), dan 7 orang anggota lainnya masing-masing, Witono, S.H., Hum., Sri Harijati P., S.H. M.H., Apong Herlina, Ressi Anna Napitupulu, S.H., M.H, Dr. R. Muhamad Ibnu Mazjah, S.H., M.H., Bambang Widarto, S.H., M.H. dan Bhatara Ibnu Reza.

Pada pertemuan itu, pihak KKRI menyatakan siap untuk mendukung penguatan institusi Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum. Sebagaimana disampaikan oleh Ketua KKRI, penguatan institusi kejaksaan yang utama adalah terkait dengan fungsi kejaksaan yang pengaturannya hanya bersifat tersirat di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yakni di dalam Pasal 24 ayat (3) yang berbunyi “Badan-badan lain yang fungsinya berkaitan dengan kekuasaan kehakiman diatur dalam undang-undang”. Sementara untuk memperkuat fungsi kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang memiliki kewenangan di bidang penuntutan maupun kewenangan lainnya berdasarkan ketentuan undang-undang dibutuhkan penguatan yang bersifat fundamental yakni dimulai dari konstitusi.
Menurut Dr. Barita Simanjuntak S.H., M.H., penguatan tersebut juga tidak terlepas dari tuntutan masyarakat terhadap penegakkan yang adil, mandiri dan bebas dari pengaruh kekuasaan manapun.
Selain mendukung tentang penguatan lembaga kejaksaan, arti penting dari pertemuan itu bagi KKRI adalah terbukanya akses bagi KKRI agar dalam menjalankan fungsinya secara optimal, efektif dan efisien. Dikatakan oleh Dr. Barita Simanjuntak S.H., M.H., kami sangat mengapresiasi sikap dan penerimaan dari Jaksa Agung ST. Burhanudin juga mendukung penuh KKRI untuk menjalankan tugas-tugasnya sesuai Peraturan Presiden no.18 tahun 2011.

About the author

Leave a Reply

4 + fifteen =