Pembentukan Forum LO Penegak Hukum dan Pengawas

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginisiasi pertemuan Forum Komunikasi Laison Officer (LO) Lembaga Penegak Hukum dan Lembaga Pengawas, yang diselenggarakan di Hotel Morrissey, 14 Februari 2017. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari lembaga penegak hukum, yaitu Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Kepolisian RI, dan Kejaksaan, dan perwakilan dari lembaga-lembaga Pengawas diantaranya adalah Komisi Yudisial, Komisi Kepolisian, Komisi Kejaksaan, Ombudsman, Otoritas Jasa Keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, dan Bawaslu RI. Hadir dalam kegiatan ini Komisi Kejaksaan, yang diwakili oleh Indro Sugianto, SH, MH (Anggota), dan Deded Jaelani, SH (staf).
Latarbelakang Pembentukan Forum LO Penegak Hukum dan Pengawas ini adalah karena upaya pemberantasan Korupsi memerlukan peran serta dan kerjasama yang erat dari semua pihak agar berjalan efektif. Dengan demikian perlu ada kerjasama, komunikasi, dan koordinasi antar Mitra, khususnya lembaga yang bekerja dalam bidang penegakan hukum.
Secara umum, peserta Forum yang hadir mengapresiasi rencana pembentukan Forum. Forum dapat menjadi media pertukaran data, atau kegiatan yang ada masing-masing lembaga. Forum LO selain sebagai wadah bagi para LO Lembaga Penegak Hukum dan Pengawas, juga diharapkan menjadi wadah sharing informasi yang bersifat kedinasan dan juga untuk memberikan motivasi antar lembaga.
Perwakilan dari Kejaksaan berharap forum tidak hanya sebatas pertukaran data dan informasi , tetapi juga pemecahan masalah perbedaan persepsi misalnya terkait dengan kerugian negara yang terjadi antara BPK, BPKP dan Aparat Penegak Hukum.
Meskipun pembentukan forum ini diinisiasi oleh KPK, tetapi forum bukanlah milik KPK, melainkan milik semua yang menjadi bagian dari forum. Harapan kedepan kiranya ada yang menjadi tuan rumah untuk terselenggaranya pertemuan guna membahas materi atau inovasi-inovasi strategis yang berguna bagi kemajuan bersama. Pada akhir pembahasan, Forum menyepakati beberapa hal yaitu perlunya pembentukan Group Whats App, kegiatan pertemuan berikutnya, dan usulan program strategis.***

Yanis Andrea
About the author

Leave a Reply

3 × two =