Seminar Nasional tentang Penguatan Institusi Kejaksaan

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (KKRI) menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Seminar Nasional dengan tema “Penguatan Fungsi Kejaksaan dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia”. Kegiatan ini diselenggarakan di Universitas Brawijaya Malang atas kerjasama Kejaksaan Agung Republik Indonesia dengan Persada Universitas Brawijaya Malang. Dalam kegiatan seminar ini, Komisi Kejaksaan RI yang diwakili oleh Indro Sugianto, SH, MH (Komisioner KKRI) dipanel dengan Dr. Jan S Maringka, SH, MH (Kepala Biro Hukum Kejaksaan RI), dan Chocky Ramadlan, SH, L.LM (Ketua Mappi FH UI).
Jaksa Agung yang diwakili oleh Dr. Jan S Maringka, SH, MH mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan, karena menurutnya kampus merupakan tempat yang sangat strategis sebagai penjaga moral bangsa. Jaksa Agung menyadari, saat ini tingkat kepercayaan masyarakat kepada lembaga penegak hukum termasuk kejaksaan belum menggemberikan.
Untuk memperkuat fungsi dan peran kejaksaan dalam sistem peradilan pidana ada beberapa strategi yang perlu dilakukan. Pertama, yaitu memperjelas kedudukan Kejaksaan dalam UUD 1945, termasuk jaminan kemandirian dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Kedua, perlu dilakukan penataan ulang berbagai konfigurasi hubungan dalam sistem peradilan pidana, baik antara fungsi penyidikan dengan penuntutuan maupun antara fungsi penuntutuan dengan fungsi penyidikan yang dimiliki oleh lembaga diluar Polri. Ketiga, untuk mengantisipasi meningkatnya kejahatan yang bersifat lintas negara, diperlukan penguatan posisi kejaksaan terkait kewenangan dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, dalam pengembalian asset dan kerjasama internasional.
Berbagai upaya tersebut menurut Jaksa Agung, tidak mungkin dilakukan sendiri oleh penegak hukum, melainkan perlu tanggungjawab semua elemen bangsa termasuk perguruan tinggi. Tri Dharma Perguruan Tinggi harus dimaknai bukan hanya terhadap ilmu pengetahuan, tetapi juga bagaimana menjadi problem solver terhadap berbagai permasalahan yang muncul di masyarakat.
Indro Sugianto, SH, MH dari Komisi Kejaksaan RI memaparkan tentang peran KKRI dalam memperkuat kinerja Kejaksaan. Apa yang yang dilakukan oleh KKRI tidak lain adalah untuk mendorong peningkatan kinerja Kejaksaan, yang pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Institusi Kejaksaan. Pengawasan merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kinerja Kejaksaan. KKRI berkomitmen untuk terus mendorong pembenahan kelembagaan di Kejaksaan. Salah satu yang menjadi konsen KKRI adalah masalah mutasi promosi. Kejaksaan harus secara sungguh-sungguh melakukan pembenahan secara komprehensif terhadap sistem mutasi promosi. Hasil mutasi promosi sangat mempengaruhi kinerja seseorang dalam menjalankan tugas dan fugnsinya sebagai Jaksa maupun pegawasi kejaksaan.
Pada kegiatan yang sama, Chocky Ramadlan, SH, L.LM memaparkan proses pengajuan pengujian KUHAP ke Mahkamah Konstitusi terkait dengan kewenangan Jaksa pada proses pra penuntutuan. Pengujian peraturan perundang-undangan tersebut dimaksudkan untuk lebih mengoptimalkan peran Kejaksaan dalam menangani setiap perkara. Chocy mengharapkan dukungan berbagai pihak, termasuk dari kalangan perguruan tinggi untuk suskenya pengujian KUHAP di Mahkamah Konstitusi.***

Yanis Andrea
About the author